Rabu, 10 Maret 2010

UJI COBA UJIAN NASIONAL TAHAP III TINGKAT KABUPATEN

         Ujian Nasional Sebentar lagi Hari ini Rabu Tanggal 10 Maret 2010 Sampai Sabtu 13 Maret 2010 Seluruh SMP di Kab Karanganyar khususnya SMP N 1 Colomadu mengadakan Uji Coba Ujian Nasional Tingkat Kabupaten.
Bagi Siswa Siswi di harapkan siap untuk menempuh ujian Nasional yang akan di selenggarakan Tgl 29 Maret sampai dengan 1 April 2010. 
        Sebelum menempuh ujian nasional penting bagi kamu untuk menentukan kesiapan dalam mengerjakan semua soal yang ada. 
Berikut ini ada 10 tips untuk membantu persiapan menghadapi Ujian Nasional :
  1. Niatkan kamu ingin mengikuti Ujian Nasional dengan hasil kelulusan yang baik. Untuk itu belajarlah maksimal dengan latihan soal-soal yang berhubungan dengan UN. Jaga kesehatan jasmani dan rohani dengan makan teratur dan istirahat yang cukup serta banyak beribadah kepada Alloh.
  2. Pada hari UN datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal. Sebelum meninggalkan rumah mintalah do’a dari kedua orang tuamu. Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil 2B, pulpen, penghapus,serutan, papan alas bila dibutuhkan . Usahakan kamu membawa pensil 2B lebih dari satu. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
  3. Tenang dan percaya diri. Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan soal-soal ujian dengan baik.
  4. Mulailah dengan do’a Sebelum mengisi lembar jawab komputer (LJK) dan sebelum mulai mengerjakan soal, mintalah pertolongan Alloh agar diberi kesehatan,kemudahan,ketenangan,kelancaran selama menempuh ujian nasional dan diberikan hasil yang baik.
  5. Isilah LJK dengan teliti. Pastikan semua data yang kamu isi sudah benar.
  6. Baca petunjuk pengerjaan soal yang ada dilembar soal yang kamu terima. Jawablah soal-soal ujian secara strategis. Mulailah dengan menjawab soal-soal yang kamu anggap mudah,baru kemudian dengan soal-soal yang dianggap sulit.
  7. Ketika mengerjakan soal-soal, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak. Mula-mula, abaikan jawaban yang menurut kamu salah. Tebaklah selalu satu pilihan jawaban yang menurut kamu benar. Jika yakin dengan jawaban pertamamu jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
  8. Sisihkan sebagian waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu. Periksa jawabanmu, pastikan semua nomor sudah terisi, hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian.
  9. Analisis strategi ujianmu. Setelah selesai ujian tak perlu membahas tentang pilihan jawaban yang sudah kamu isikan di LJK karena tidak akan merubah nilai yang kita peroleh bahkan bisa menimbulkan kecemasan bila banyak jawaban kamu yang salah. Yang perlu diperhatikan adalah strategi pengerjaan soal dan pengisian LJK. Bila pada ujian pertama ternyata strategi kamu salah misalnya dalam mengatur waktu atau memprioritaskan pengerjaan soal maka kamu perbaiki pada ujian selanjutnya.
  10. Terakhir, setelah kamu berusaha maksimal dalam mengikuti ujian Nasional, kamu tinggal bertawakkal kepada Alloh. Tak perlu cemas berlebihan akan ketidaklulusan karena itu tidak akan membantu apapun. Tingkatkan ibadah kepada Alloh agar hati tetap tenang. Siapkan mental untuk menerima hasil UN. Kelulusan dengan hasil baik itu yang kita harapkan, namun kalaupun kita belum lulus tidak berarti akhir dari segalanya. Yakinlah pasti selalu ada jalan untuk memperbaiki.
Semoga bermanfaat  Selamat Berjuang, Adik-Adik … Semoga Sukses.. Amin..

Sabtu, 20 Februari 2010

Refrensi Kumpulan Soal - Soal Ujian Nasional 

Ini adalah Link Untuk Membantu Siswa menambah koleksi soal - soal guna persiapan menghadapi ujian nasional Maret Mendatang

Jumat, 05 Februari 2010

PENGURUS DAN ANGGOTA OSIS SMPN1 COLOMADU MASA BAKTI 2009 - 2010 



Kamis, 21 Januari 2010

SEJARAH SMP NEGERI 1 COLOMADU

SMP Negeri 1 Colomadu berawal dari SMP Colomadu. Berdiri berdasarkan kebutuhan masyarakat Colomadu di bidang pendidikan dan diprakarsai oleh Wedana Wonoharjo Bp. Sumarno dan Camat Colomadu Bp. Panca Wigati. Pada tahun 1962, menempati sebuah gedung TRIKORA yang terletak di Desa Gawanan, Colomadu Karanganyar. Berdasarkan lokasi keberadaannya sekolah tersebut oleh masyarakat pada saat itu lebih dikenal dengan nama SMP TRIKORA atau SMP Gawanan. Pada tahun 1963 SMP Colomadu menjadi SMP Persiapan Negeri. Para pengajar dibantu dari SMP Negeri Kartasura, Sukoharjo. Jumlah ruang 3 buah terdiri dari 1 ruang Kepala Sokolah dan ruang Guru serta 2 ruang Kelas Belajar. Pada tahun 1965 berdasarkan Surat Keputusan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah nomor 97/SK/B III/1965 tanggal 19 Juli 1965 Sekolah tersebut resmi menjadi Sekolah Negeri dengan nama SMP Negeri Colomadu. Lulusan perdana pada tahun ajaran 1965-1966 dengan jumlah 68 siswa. Pada tahun 1976 dengan adanya transisi sekolah kejuruan menjadi SMP dan di daerah Colomadu terdapat lebih dari satu SMP Negeri, maka SMP Negeri Colomadu dilengkapi dengan nama "SMP Negeri 1 Colomadu" sampai sekarang. PEJABAT KEPALA SEKOLAH NO NAMA DAN ALAMAT MENJABAT KETERANGAN 1 R. HARDIYATMO Sambeng, Surakarta 1964 - 1967 Pindah ke SMP Negeri 1 Surakarta 2 MARYADI Surakarta 1967 - 1970 Pindah ke SMP Negeri 4 Surakarta 3 SOESANTO Sumber, Surakarta 1970 - 1979 Pensiun 4 Drs. SUJONO, Surakarta 1979 - 1983 Pindah ke SMP Negeri 2 Karanganyar 5 MOERSIDI SA Jl. Ronggowarsito, Surakarta 1983 - 1987 Pensiun 6 WIDODO Perum Widyapura, Kartasura 1987 - 1993 Pensiun 7 SUNARTO, BcHk Perum Widyapura, Kartasura 1993 - 1996 Pensiun 8 SRI WARDANI, BA Kali Wungu, Ngresep, Boyolali 1996 - 2001 Pindah ke SMP Negeri 2 Colomadu 9 A. MULYATMO Jl. Anggrek IV Ngringo, Karanganyar 2001 - 2004 Pensiun 10 Drs. H. SUMONO, Msi Kunir III Solobaru, Sukoharjo 2004 - Sekarang

Sabtu, 19 Desember 2009

HARI INI SOSIALISASI UN SMP

Sosialisasi Ujian Nasional untuk mempersiapkan anak didik agar mencapai nilai yang maksimal di harapkan bisa memotivasi anak didik dan orang tua dalam kegiatan belajar

Selasa, 15 Desember 2009

UJIAN NASIONAL TETAP JALAN

Mendiknas: UN Tetap Jalan

Jakarta, Senin (14 Desember 2009) -- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menegaskan, Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009/2010 akan tetap berjalan.

Hal tersebut disampaikan Mendiknas usai membuka Seminar Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca Tahun 2009 di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Senin (14/12/2009).

Mendiknas menyampaikan sejarah mengenai UN. Mendiknas menuturkan, sebelum Indonesia merdeka sampai dengan tahun 1972 ada ujian negara yaitu satu ujian secara nasional yang menyelenggarakan negara. Mendiknas menyebutkan, pada saat itu tingkat kelulusan antara 30 - 40 persen. Sejalan dengan itu, lanjut Mendiknas, pada tahun 1969 dimulai Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), yang salah satu programnya adalah menaikkan angka partisipasi kasar (APK). "Yaitu mendorong anak - anak supaya dia bisa melanjutkan sekolah. Oleh karena itu dibangun SD Inpres. SD yang didasarkan atas instruksi presiden supaya dia bisa masuk ke sekolah," katanya.

Lebih lanjut Mendiknas menjelaskan, karena jumlah siswa yang tidak lulus banyak di ujian negara maka kesempatan orang bersekolah menjadi terbatas. "Melihat kondisi itu, kemudian dibuat kebijakan baru ujian sekolah yaitu kelulusannya diserahkan kepada sekolah," katanya.

Mendiknas mengatakan, kebijakan yang kemudian diterapkan selama 20 tahun ini berdampak siswa lulus semua. "100 persen semuanya lulus. Oleh karena itu muncul yang namanya Ebtanas," ujarnya.

Mendiknas menyebutkan, Ebtanas adalah kombinasi antara ujian negara dengan  ujian sekolah. Pada Ebtanas nilai siswa ditentukan menggunakan rumus PQR yaitu gabungan dari nilai rapor, ujian sekolah, dan ujian nasional. "Hasilnya ternyata ujian yang diselenggarakan oleh nasional tadi itu dengan ujian yang diselenggarakan oleh sekolah ada gap yang luar biasa dan akibatnya juga lulus semua," katanya.

Mendiknas mencontohkan, pada mata pelajaran yang sama seorang siswa yang diuji secara nasional mendapatkan nilai tiga, tetapi di ujian sekolah mendapatkan nilai delapan. "Jadi tadi itu mulai murni negara sudah, ditambah lagi murni sekolah juga sudah, dikombinasi dengan ujian sekolah juga sudah. Nah sekarang ini mata pelajarannya tertentu saja yang diuji oleh negara, yang lain sekolah yang menentukan," katanya.

"Jadi apa yang diperdebatkan oleh orang - orang sekarang serahkan kepada sekolah itu sudah dilakukan tahun 1972 dulu. Hasilnya jeblok, lulus semua. Munculah yang namanya seratus persenisasi. Lho kok sekarang mau ditarik lagi berarti kembali kepada (tahun) 1972 yang lalu," kata Mendiknas.

Mendiknas mengimbau kepada peserta didik untuk siap menghadapi ujian dan tidak terjebak pada perbedaan - perbedaan pendapat. "Orang yang paling baik adalah orang yang paling siap. Oleh karena itu, tugas utama guru mengajar, tugas utama murid adalah belajar. Kalau kita sudah siap, diuji oleh siapapun tidak ada masalah," katanya.

Mendiknas mendorong supaya siswa tahan banting dan mempunyai semangat yang tinggi. "Bagi saya tidak perlu dipertentangkan antara apakah itu pemetaan dan kelulusan," ujarnya.

Terkait usul untuk menjadikan UN hanya sebagai standar, Mendiknas mengatakan, kalau hanya dijadikan standar tidak melekat pada nilai itu pada orang per orang maka bisa menjadi bias lagi. "Sampeyan ujian negara, tidak saya pakai untuk menentukan kelulusan. Sampeyan akan menjawab sembarang ya kan? Wong nda menentukan, nda ada apa - apa nya. Berarti akan ada bias lagi. Kenapa harus kita kontroversikan? jauh lebih baik, sudah disamping untuk mementukan (kelulusan) juga untuk standar," ujarnya kepada media.***

Sumber: Pers Depdiknas

Sabtu, 12 Desember 2009

Persiapan Ujian Nasional 2010

Buat Adik adik Kelas IX Ujian Nasional Udah Di depan Mata ... Persiapkan Diri kalian lhoo.. biar lulus semua bisa membanggakan Orang tua dan Sekolah adik-adik

Jadwal tahun 2010 ini lebih cepat dari UN yang biasanya berlangsung pertengahan April. Hal ini disebabkan UN 2010 akan dilaksanakan 2 kali yakni terdiri dari UN utama dan UN ulangan. Siswa yang tidak lulus pada UN utama, bisa mengulang pada UN tahap kedua (enak dong..diberi kesempatan 2 kali).. UN ulangan dilaksanakan setelah pengumuman UN utama atau tepatnya 8 minggu setelah pelaksanaan UN utama. Berikut periode pelaksanaan UN 2010 :
  • Tingkat SMA/MA, SMALB, dan SMK :
    • UN Utama : 22 – 26 Maret 2010
    • UN Ulangan : 10 – 14 Mei 2010
  • Tingkat  SMP/MTs dan SMPLB
    • UN Utama : 29 Maret – 1 April 2010
    • UN Ulangan :7 – 20 Mei 2010
  • Tingkat SD/MI
    • UN Utama : 4 – 6 Mei 2010\

    UN 2010 SMP/MTs




    No Mata Pelajaran Soal Waktu* Tanggal
    1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 29 Maret 2010
    2 Matematika 40 120 menit Selasa,30 Maret 2010
    3 B. Inggris 50 120 menit Rabu, 31 Maret 2010
    4 IPA 40 120 menit Kamis, 1 April 2010

    buat bahan belajar aja di rumah  : 

http://www.banksoal.sebarin.com/soal-prediksi-un-smp-2009.htm 


sumber dari : http://nusantaranews.wordpress.com/2009/11/14/jadwal-lengkap-un-2010-smama-smpmts-dan-sdmi/